MEKANISME PENDATAAN PESERTA ASESMEN NASIONAL 2021

ARNAIM.COM | MEKANISME PENDATAAN PESERTA ASESMEN NASIONAL 2021Asesmen Nasional (AN) merupakan program penilaian mutu terhadap setiap satuan Pendidikan / madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mensosialisasikan Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Naisonal pada tahun 2021. Mekanisme pendataan peserta yang akan mengikuti.

ARNAIM.COM - MEKANISME PENDATAAN PESERTA ASESMEN NASIONAL 2021
ARNAIM.COM - MEKANISME PENDATAAN PESERTA ASESMEN NASIONAL 2021

MEKANISME PENDAATAN PESERTA ASESMEN NASIONAL 2021

Pendataan Peserta Asesmen Nasional merupakan proses pengolahan data calon peserta Asesmen Nasional (AN) sampai dengan waktu yang telah di tentukan. Adapun Proses yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan (sekolah), antara lain :

Data Satuan Pendidikan

Satuan pendidikan yang melaksanakan Asesmen Nasional adalah seluruh satuan pendidikan termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dan Program Pendidikan Kesetaraandi luar negeri yang terdaftar dalam pangkalan data Dapodik atau EMIS dan memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang valid.

Biodata Peserta Didik

  1. Nama siswa;
  2. Tempat dan tanggal lahir;
  3. Nama orang tua;
  4. Jenis kelamin (L/P);
  5. Agama;
  6. Alamat;
  7. NIPD/NIS (Nomer Induk Peserta Didik);
  8. NISN;
  9. Kelas paralel/Rombel 
  10. Prodi (IPA/IPS/Bahasa/ Islam/Kristen/Katolik/ Hindu);
  11. Kompetensi Keahlian (SMK);
  12. Nomor peserta UN jenjang sebelumnya Kurikulum;
  13. (KTSP/K13/K13Rev);
  14. NPSN;
  15. Jenis Ketunaan (Siswa Inklusi)

Data Sosial Ekonomi Calon Peserta Asesmen Nasional


Data ekonomi dan sosial Peserta Didik yang dijaring berasal dari Dapodik dan EMIS sesuai keterisian yang diinputkan oleh operator Satuan Pendidikan. Data ini digunakan untuk bahan analisis hasil Asesmen Nasional.

Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk mempermudah proses pendataan. Sehingga data yang akan dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.

ISTILAH PENDATAAN

  • Nomor Pokok Sekolah Nasional yang ditetapkanoleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN) Kemdikbud. NPSN menjadi syarat bagi satuan pendidikan yang melaksanakan AN

  • Nomor Induk Siswa Nasional yang ditetapkanoleh PUSDATIN Kemdikbud. NISN menjadisyaratbagipesertadidik yang mengikuti AN
  • Data pokok pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah serta kesetaraan merupakan sistem penjaringan data pokok pendidikan yang dikelola oleh Setditjen PAUD Dikdasmen
  • Laman (http://pd.data.kemdikbud.go.id) data peserta didik digunakan sebagai basis data calon peserta AN yang telah diverifikasi dan divalidasi NISN dan dikelola oleh PUSDATIN Kemdikbud
  • Sistem pendataan pendidikan Islam di bawah Setditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama
  • Daftar calon peserta AN yang dilakukan proses pemercontohan (sampling) untuk diverifikasi dan divalidasi
  • Daftar peserta AN yang berasal dari Daftar Nominasi Sementara(DNS) dan telah diberi nomorpeserta Asesmen Nasional
  • Proses penarikan data peserta didik yang bersumber dari sistem PD.DATA dilakukanpada sistem pendataan-AN
  • Sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasidan numerasi) serta non kognitif (karakter) yang diawali dengan SDM yang unggul (kepalasekolah dan guru)
  • Sekolah yang memiliki kondisi yang sama dengan sekolah pengerak pada saat memulai program tanpa dilakukan intervensi pada menjalankan program.

PENGELOLA DAN PETUGAS PENDATAAN

PUSAT

Merupakan gabungan dari dari unsur Pusmenjar, Pusdatin, Setditjen Paud Dikdasmen, dan Emis Kemenag

Provinsi

Terdiri dari unsur Dinas Pendidikan Provinsi dan Kanwil Kemenag

Kabupaten/Kota

Terdiri dari unsur Cabang Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendikan Kota/ Kabupaten dan Kantor Kemenag

Satuan Pendidikan

Merupakan petugas pendataan AN

TUGAS DAN TANGUNG JAWAB

Pengelola Pendataan-AN Tingkat Provinsi

  1. Memverifikasi dan mendaftarkan satuan pendidikan baru
  2. Menyampaikan usul perubahan nomenklatur, tidak beroperasi, tutup, dan sekolah merger ke pengelola pendataan-AN tingkat pusat
  3. Melakukan pemutakhiran data satuan pendidikan peserta AN
  4. Mengkoordinasikan pendataan calon peserta AN, pengelolaan DNS, verifikasi, dan validasi data
  5. Mengelola data satuan pendidikan dan peserta didik SDLB/ SMPLB/SMALB
  6. Memproses nomor peserta AN
  7. Mencetak dan mendistribusikan DNT seluruh jenjang pendidikan ke satuan pendidikan
  8. Memelihara arsip DNT
  9. Memelihara data peserta Asesmen Nasional
  10. Mengelola hak akses petugas pendataan-AN Kota/Kabupaten dan Satuan Pendidikan untuk keperluan AN.

Pengelola Pendataan-AN Tingkat Kab/Kota

  1. Mengusulkan SP baru, perubahan nomenklatur, tidak beroperasi, dan tutup, ke pengelola pendataan-AN tingkat provinsi
  2. Mendata SP yang melakukan proses merger (penggabungan sekolah), mengidentifikasi SP yang menjadi induk (sekolah baru) dan SP yang dileburkan serta menyampaikan ke pengelola pendataan AN tingkat Provinsi
  3. Mendata SP yang memiliki tingkatan kelas awal/menengah
  4. Melakukan pemutakhiran data SP peserta AN
  5. Melakukan impor data PD kelas awal/menengah dari PDDATA ke laman pendataan-AN
  6. Melakukan proses sampling PD setiap SP pada waktu yang sudah ditetapkan
  7. Mengunduh data DNS dari laman pendataan-AN dan mendistribusikan DNS ke satuan pendidikan untuk dilakukan verifikasi kembali
  8. Menerima data hasil verifikasi DNS dari satuan pendidikan
  9. Memelihara arsip hasil verifikasi DNS
  10. Mendistribusikan DNT ke satuan pendidikan.

Petugas Pendataan-AN Satuan Pendidikan

  1. Melakukan pemutakhiran data SP dan data peserta didiknya secara daring/online sesuai prosedur DAPODIK/EMIS dan VERVAL PD
  2. Mengimpor data peserta didik pada laman pendataan-AN
  3. Menerima lembar DNS dari Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau kantor Cabang Dinas pendidikan provinsi untuk diverifikasi dan dimutakhirkan Verifikasi dilakukan pada nama peserta didik, tempat lahir, tanggal lahir, NISN, kebutuhan khusus, dan indentitas lainnya
  4. Menyerahkan data hasil verifikasi DNS yang sudah disahkan dan ditandatangani oleh Kepala SP ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau kantor Cabang Dinas pendidikan provinsi
  5. Menerima DNT dari Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau kantor Cabang Dinas pendidikan provinsi
  6. Mengelola data AN SP untuk keperluan AN.

MEKANISME PENDAATAN PESERTA ASESMEN NASIONAL TAHUN 2021

Pengelola pendataan-AN tingkat Provinsi/Kota/Kabupaten melakukan verifikasi dan pemutakhiran data SP dan NPSN.

Data yang digunakan merupakan data pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 untuk setiap jenjang pendidikan dan jenis pendidikan.

Data Calon Peserta AN berasal dari data PD di SP sebagaimana tercantum pada laman pd.data.kemdikbud.go.id.

Proses impor data peserta program PAKET, Ponpes Salafiyah dan SLB dilakukan sekali impor data.

Proses impor data peserta pada Sekolah Terbuka, dilakukan tarik data melalui akun sekolah tersebut

Perbaikan data PD dilakukan pada saat proses pendaftaran calon peserta AN melalui mekanisme Verval PD (nama peserta didik, tempat lahir, tanggal lahir, dan NISN).

Pada laman Dapodik/EMIS untuk indentitas lainnya (kurikulum, program studi/kompetensi keahlian, kode peserta jenjang sebelumnya, Agama, jenis kebutuhan khusus).

LAMAN PENDATAAN

JENJANG PENDIDIKAN LAMAN
Portal Pendataan Asesmen Nasional bioportal.kemdikbud.go.id
SD dan MI biosd.kemdikbud.go.id
SMP, MTs, dan SMPTK biosmp.kemdikbud.go.id
SMA, MA, SMAK, dan SMTK biosma.kemdikbud.go.id
SMK dan MAK biosmk.kemdikbud.go.id
Paket A/B/C/ dan Ula/Wustha/Ulya biopaket.kemdikbud.go.id
SDLB, SMPLB, dan SMALB bioslb.kemdikbud.go.id

Download File

Silahkan klik tombol download dibawah ini untuk mendapatkan file presentasi.
UNDUH FILE.pdf 1,3 Mb

Demikian informasi terkait MEKANISME PENDATAAN PESERTA ASESMEN NASIONAL 2021 dari Arnaim.com. Semoga Bermanfaat.